TVRINews – Jakarta
Dalam balutan suasana akrab di Jakarta, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyoroti pentingnya kesejahteraan mitra pengemudi daring sebagai pilar ekonomi.
Di tengah euforia pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Rabu 15 Juli 2026 dini hari, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memilih untuk berbagi momen kebersamaan dengan ratusan pengemudi ojek daring (ojol).
Kegiatan nonton bareng yang diinisiasi oleh Kuda Biru Project ini menjadi panggung bagi AHY untuk menegaskan apresiasinya terhadap sektor pekerja informal di Indonesia.
Bagi AHY, keberadaan pengemudi ojek daring bukan sekadar penyedia jasa transportasi, melainkan elemen vital yang menopang mobilitas masyarakat modern. Ia menyebut profesi ini sebagai "pejuang nafkah" yang melakoni pekerjaan dengan risiko tinggi dan jam kerja yang tidak kenal waktu.
"Jauh sebelum Piala Dunia digelar, saya sudah berniat untuk menonton bersama sahabat ojol. Ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi mereka yang terus berupaya mencari rezeki halal demi keluarga," ujar AHY di hadapan para peserta.
Keseimbangan Kesejahteraan dan Keberlanjutan
Dalam pidatonya, AHY menekankan urgensi terciptanya ekosistem kerja yang sehat. Ia berargumen bahwa kesejahteraan pengemudi harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan bisnis perusahaan penyedia layanan transportasi daring. Menurut AHY, kesehatan finansial perusahaan adalah kunci utama agar lapangan kerja tetap tersedia bagi banyak orang.
"Kami, keluarga besar Partai Demokrat, berkomitmen untuk terus berjuang memastikan kesejahteraan para mitra ojol meningkat, sembari menjaga agar perusahaan penyedia layanan tetap sehat. Keduanya harus selaras agar tercipta stabilitas ekonomi bagi para pekerja," tambahnya.
Harapan untuk Sepak Bola Nasional
Di sela-sela diskusi mengenai dinamika ekonomi, AHY juga menyinggung potensi besar sepak bola sebagai instrumen pemersatu bangsa. Ia menaruh harapan besar agar tim nasional Indonesia dapat menembus kualifikasi Piala Dunia pada edisi mendatang.
"Jika timnas kita berlaga di Piala Dunia, itu akan menjadi berkah bagi negeri. Sepak bola melampaui perbedaan latar belakang dan menumbuhkan rasa nasionalisme. Kita semua berharap Indonesia dapat mencapai target tersebut pada 2030," tutur AHY, yang disambut antusias oleh para hadirin.
Kegiatan yang berlangsung hingga dini hari ini turut dihadiri oleh sejumlah petinggi Partai Demokrat, termasuk Sekretaris Jenderal Herman Khaeron, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta sejumlah pejabat teras partai lainnya. Motivator Merry Riana, yang bertindak selaku Ketua Kuda Biru Project, juga mendampingi langsung jalannya acara tersebut.
Acara ini ditutup dengan sesi santap malam bersama, yang mencerminkan upaya AHY untuk memangkas jarak antara elit politik dengan para pekerja lapangan di tengah panasnya kompetisi sepak bola dunia.










