TVRINews, Jakarta
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menipis adanya berita terkait PDIP akan bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dengan tegas, Hasto menuturkan jika sampai saat ini PDIP akan tetap berada di posisi rakyat. Hal ini dilakukan, untuk membangun demokrasi yang sehat dan berkedaulatan rakyat.
"Kami akan bangun demokrasi yang sehat kami akan membangun demokrasi yang berkedaulatan rakyat agar setiap anak bangsa bisa memacu prestasinya dalam semua aspek kehidupan termasuk melalui sport melalui olahraga, kita bisa bayangkan betapa bergetar nya dada kita ketika melihat sang saka merah putih berkibar dalam olimpiade misalnya. Itu yang dipilih sebagai jalan PDI Perjuangan," kata Hasto, Minggu, 18 Agustus 2024.
Baca Juga: Hasto Kristiyanto Hormati Keputusan Perindo dan PPP Bergabung ke Pemerintahan Prabowo-Gibran
Menurutnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan menyampaikan komitmennya pada saat kongres yang akan digelar pada beberapa waktu mendatang.
Lanjut Hasto, saat ini terdapat fokus utama yakni mendorong kekuatan moral dan kebenaran, serta memastikan bahwa tidak ada intimidasi yang menghalangi langkah mereka.
Baca Juga: HUT Ke-79 RI Digelar di IKN, Dorong Penjualan UMKM Lokal
Hasto juga menegaskan, jika terdapat hal yang penting dalam menempatkan kekuasaan berdasarkan prinsip dan kepentingan rakyat, bukan hanya pada kepentingan keluarga.
"Posisi PDIP itu jalan kerakyatan. Kita lihat bagaimana national call memanggil kami dan itu akan diputuskan dalam ibu Megawati Soekarnoputri termasuk di dalam kongres yang akan datang," tegasnya.
"Tugas kita sekarang adalah menggerakkan kekuatan moral, keluaran kebenaran. tugas kita mendorong dengan bulan Agustus ini tidak ada orang yang takut intimidasi dan mari kita tempatkan kekuasaan pada wataknya untuk rakyat, bukan keluarga," lanjutnya.










