TVRINews, Jakarta
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan pentingnya peran buruh sebagai tulang punggung perekonomian ibu kota, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Hal tersebut disampaikan Rano Karno saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang digelar PDIP di GOR Otista, Jakarta Timur, Minggu, 3 Mei 2026.
Dalam orasinya di hadapan ribuan buruh, Rano yang akrab disapa Bang Doel menyebut bahwa pekerja bukan sekadar elemen penggerak ekonomi, melainkan fondasi utama yang menjaga roda perekonomian Jakarta tetap berjalan.
"Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kita tidak boleh abai terhadap hak-hak pekerja. Karena pada kenyataannya, para pekerja adalah tulang punggung yang menjaga roda perekonomian Jakarta tetap bergerak," ujar Rano dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia juga menekankan bahwa semangat Hari Buruh lahir dari perjuangan panjang untuk keadilan, sehingga perlu adanya kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan buruh dalam menciptakan iklim kerja yang sehat dan berkeadilan.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada pekerja, Rano memaparkan capaian program Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) yang telah diterbitkan lebih dari 59 ribu kartu sejak 2018. Program ini memberikan manfaat nyata, mulai dari akses transportasi publik gratis, subsidi pangan, hingga dukungan pendidikan bagi keluarga pekerja.
Selain KPJ, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menghadirkan berbagai jaring pengaman sosial seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), serta layanan kesehatan melalui Jamkesjak. Program-program tersebut diintegrasikan untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya pekerja dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).
Kemudian, Rano menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata, melainkan harus menjadi ruang dialog yang konstruktif antara seluruh pemangku kepentingan.
"Peringatan Hari Buruh ini hendaknya menjadi ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi dan memperkuat perekonomian kota secara bersama-sama. Kolaborasi adalah kunci agar kita tetap tangguh," tegasnya.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus dan kader PDIP, serta anggota legislatif di tingkat pusat dan daerah.
Sebagai penutup, Rano Karno menyampaikan apresiasi kepada para buruh melalui sebuah pantun yang disambut meriah oleh peserta yang hadir.










