TVRINews, Jakarta
Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong merespons momen Presiden Prabowo Subianto yang duduk di antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat upacara HUT ke-81 di Istana Negara.
Bahtra menilai momen tersebut merupakan hal yang baik dan mencerminkan hubungan yang terjalin antara Presiden Prabowo dan para pemimpin Indonesia terdahulu.
"Menurut kami sih itu sesuatu yang baik dan semestinya ya. Pak Prabowo kan selalu menyampaikan bahwa hubungan beliau dengan pemimpin-pemimpin terdahulu sangat baik komunikasinya, dengan presiden-presiden yang lain juga, mantan Presiden apa namanya Pak SBY misalnya, Ibu Mega juga, terlebih lagi kan Pak Jokowi," kata Bahtra saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.
Menurut Bahtra, hubungan antara Prabowo dan Jokowi tidak hanya sebatas hubungan politik, tetapi juga terjalin melalui kedekatan personal. Prabowo sebelumnya pernah menjabat sebagai menteri pada pemerintahan Jokowi.
"Pak Prabowo kan pernah menjadi menteri Pak Jokowi, tentu hubungan beliau selain hubungan keakraban kekeluargaan, hubungan dari segi apa namanya terjalin terus secara terus menerus. Dan kalau kita lihat, Pak Prabowo kan di momentum-momentum tertentu kan juga berkunjung bertemu dengan Pak Jokowi, dan saya pikir bukan hanya Pak Jokowi ya, semua mantan-mantan presiden juga sering diajak komunikasi oleh Pak Prabowo, bahkan sering diundang ke istana untuk berdiskusi banyak hal tentang kondisi kebangsaan kita," ujarnya.
Ia mengatakan Presiden Prabowo juga kerap bertemu dengan Jokowi maupun para mantan presiden lainnya dalam berbagai kesempatan. Bahkan, menurutnya, para mantan presiden kerap diundang ke Istana untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan kebangsaan.
"Sebetulnya sih selama ini baik-baik saja. Pak Prabowo dengan Pak Jokowi, Pak Prabowo dengan Pak SBY, Pak Prabowo juga dengan Ibu Megawati Soekarnoputri, begitupun mantan-mantan Wapres juga sering diajak berkomunikasi sama Pak Prabowo, dimintai pandangan-pandangannya," pungkasnya.










