TVRINews, Pacitan
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa seluruh perjuangan nyata yang diusung oleh partai berada di tangan para anggota legislatif. Menurutnya, anggota DPR RI hingga DPRD tingkat provinsi dan kabupaten/kota merupakan garda terdepan sekaligus ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam menyerap aspirasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Herman saat membuka Gelombang I Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Museum & Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, Kamis malam, 2 Juli 2026.
Menurut Herman, keberadaan anggota legislatif memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi penghubung langsung antara Partai Demokrat dengan masyarakat.
"Kita menganggap bahwa anggota legislatif, baik DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota, adalah ujung tombak pejuang-pejuang sejati Partai Demokrat. Sejatinya, setiap perjuangan yang harus diperjuangkan oleh Demokrat ada di tangan para anggota legislatif," ujarnya.
Ia menjelaskan, para anggota legislatif merupakan pihak yang merawat konstituen, hadir langsung di lapangan, mendengarkan berbagai persoalan masyarakat, sekaligus memperjuangkan agar aspirasi tersebut dapat diwujudkan melalui kebijakan maupun program pemerintah.
Mengusung tema "Konsolidasi Nasional Menyongsong 25 Tahun Partai Demokrat, Meningkatkan Kapasitas dalam Melanjutkan Pengabdian dan Perjuangan untuk Rakyat", Bimteknas ini menjadi forum konsolidasi sekaligus pembekalan bagi anggota Fraksi Partai Demokrat. Herman menegaskan, kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap ini bertujuan memastikan setiap anggota DPRD menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal, sekaligus memperkuat komitmen mereka sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan Partai Demokrat.
"Para anggota legislatif harus menjalankan tugas konstitusionalnya dengan baik, tetapi juga memastikan perjuangannya sejalan dengan perjuangan partai. Harapan Ketua Umum bukan hanya memperoleh lebih banyak kursi atau suara, tetapi bagaimana Partai Demokrat benar-benar menempati hati dan pikiran rakyat," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Badiklat) Partai Demokrat, Rizki Aulia Rahman Natakusumah, mengapresiasi kehadiran peserta Bimteknas Gelombang I yang terdiri dari 315 anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota dari Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Aceh, Kalimantan Timur, Jambi, Sumatera Barat, dan Banten.
"Teman-teman ini adalah pejuang yang setiap hari mewakili aspirasi rakyat di daerah masing-masing, paling bersentuhan dengan masyarakat, dan terus mengharumkan nama Partai Demokrat melalui kerja nyata. Saya yakin inilah kader-kader teladan, bukan hanya bagi Partai Demokrat, tetapi juga bagi Republik Indonesia," tegasnya.
Terakhir, Herman juga mengingatkan bahwa Partai Demokrat pernah mencapai puncak kejayaannya dengan memenangkan Pemilu 2009 dan menjadi partai pemerintah. Saat itu, Demokrat meraih 148 kursi di DPR RI serta menempatkan kader-kadernya sebagai pimpinan DPRD di berbagai provinsi maupun kabupaten/kota.
Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar catatan sejarah, melainkan prestasi yang dapat diraih kembali melalui kerja politik yang konsisten, dengan terus menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat serta menjaga kepercayaan publik.
Menutup arahannya, Herman mengajak seluruh elemen Partai Demokrat untuk terus menjaga kekompakan dan mempererat konsolidasi di semua tingkatan organisasi.
"Ayo, sebagai ujung tombak perjuangan, anggota DPRD harus merapatkan barisan, begitu juga dengan struktur partai. Semua harus bergerak dalam satu barisan. Kalau kekuatan kita solid, apa pun tantangannya, insyaallah bisa kita hadapi bersama," pungkasnya.










