
Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Alfons Manibui, mengapresiasi langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang mengkaji kebijakan work from anywhere (WFA) sebagai strategi efisiensi energi nasional di tengah tekanan harga minyak dunia yang menembus di atas USD 100 per barel.
Alfons menilai langkah tersebut mencerminkan pendekatan strategis dan antisipatif pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.
“Kami mengapresiasi langkah strategis Menteri ESDM dalam mengkaji berbagai opsi efisiensi energi, termasuk wacana WFA, sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global,” ujar Alfons, Selasa, 17 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah tidak hanya pada penguatan pasokan energi, tetapi juga pada pengelolaan konsumsi energi secara efisien dan terukur.
"Langkah ini penting sebagai bentuk mitigasi risiko sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah mulai memperkuat manajemen sisi permintaan energi, tidak hanya pada sisi pasokan,” lanjutnya.
Alfons menambahkan, kajian kebijakan perlu dilakukan secara komprehensif agar implementasinya berjalan optimal, adaptif, dan tetap menjaga produktivitas nasional.
Selain itu, ia menilai upaya efisiensi energi dapat menjadi bagian dari transformasi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan. Kebijakan tersebut juga dinilai berpotensi mendorong perubahan perilaku konsumsi energi masyarakat secara bertahap.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Papua Barat, Alfons menekankan pentingnya pemerataan dalam setiap kebijakan nasional di sektor energi.
“Kami berharap kebijakan efisiensi energi tetap memperhatikan kondisi daerah, agar seluruh wilayah, termasuk Papua Barat, tetap mendapatkan perhatian dalam pembangunan sektor energi nasional,” pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
