TVRInews, Jakarta
Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 akan berlangsung lebih khidmat dan tertib. Evaluasi dilakukan setelah aksi sejumlah anggota DPR berjoget saat rangkaian sidang tahun lalu menuai sorotan publik.
Sidang Tahunan MPR RI dan penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026. Sidang Tahunan dimulai pukul 8.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian RAPBN 2027 pada pukul 14.30 WIB.
Puan menegaskan perubahan jadwal tersebut bukan merupakan pemindahan jadwal, melainkan menyesuaikan ketentuan bahwa rangkaian sidang kenegaraan dilaksanakan pada hari kerja.
Terkait pelaksanaan tahun ini, Puan mengatakan DPR telah melakukan evaluasi terhadap berbagai hal yang menjadi perhatian dalam penyelenggaraan sidang tahun sebelumnya, termasuk respons anggota dewan ketika acara hiburan digelar setelah agenda resmi selesai.
Menurut Puan, aksi berjoget sejumlah anggota dewan pada tahun lalu terjadi secara spontan saat acara hiburan.
Ia menegaskan selama agenda resmi berlangsung, para anggota dewan mengikuti sidang dengan khidmat, termasuk ketika Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan.
“Tidak ada hal yang kemudian membuat kami sepertinya tidak menghargai, tidak menghormati dalam acara yang harusnya dilakukan secara khidmat atau resmi, karena memang acara resminya sudah selesai,” kata Puan, Rabu, 12 Agustus 2026.
Meski demikian, Puan memastikan pengalaman tersebut menjadi bahan introspeksi bagi anggota DPR. Ia meminta seluruh anggota dewan menjaga sikap selama mengikuti rangkaian sidang kenegaraan tahun ini.
“InsyaAllah nanti pada hari H kami semua akan lebih introspeksi, lebih khidmat, akan lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut,” ujar Puan.
Puan menilai suasana gembira dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tetap dapat diekspresikan. Namun, ekspresi tersebut harus ditempatkan sesuai dengan konteks dan tahapan acara.
Ia menekankan Sidang Tahunan MPR merupakan agenda kenegaraan yang harus dijalankan secara tertib dan penuh penghormatan.
“Dalam menyambut hari kemerdekaan harusnya kan kita bisa menyambutnya dengan gembira,” tutur Puan.
Sementara itu, Sekretariat Jenderal DPD RI selaku tuan rumah Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun ini juga telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan rangkaian acara, termasuk aspek hiburan.
Puan berharap seluruh rangkaian Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR-DPD RI, serta Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang DPR Tahun Sidang 2026-2027 dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan tata kelola acara kenegaraan.
“Ya tentu saja ada saat bagaimana mengekspresikan diri bahwa ini adalah hari kemerdekaan, tentu saja boleh kalau kemudian kami juga merasa gembira bahwa Indonesia sudah merdeka 81 tahun,” kata Puan.
Dengan evaluasi tersebut, DPR berharap pelaksanaan sidang tahun ini dapat menjaga keseimbangan antara suasana peringatan kemerdekaan dan kekhidmatan agenda kenegaraan.










