TVRINews, Jakarta
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra hari ini menyambangi DPP Partai Demokrat di Kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi No.41, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Juli 2023. Pertemuan tersebut merupakan silaturahmi Kebangsaan yang dilakukan oleh Partai Gerindra dalam menjalin komunikasi antar Partai Politik (Parpol).
Berdasarkan pantauan tvrinews.com di lokasi, rombongan elite partai Gerindra tiba di DPP Partai Demokrat sekiranya pukul 13. 55 WIB. Rombongan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani disambut langsung oleh Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky beserta jajaran.
Pada kesempatan tersebut, Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky menyampaikan bahwa pertemuan tersebut sejumlah pembicaraan isu-isu politik dilakukan bersama dalam menyambut Pemilu 2024 mendatang.
Baca juga: Mahfud MD Tegaskan Tidak Ada Intervensi pada PPATK
"Banyak hal yang tadi kami bicarakan tentu tidak hanya membicarakan Pemilu 2024 tetapi jauh lebih besar, berbagai isu-isu kebangsaan yang hari ini mungkin sedang terjadi di negeri kita ini termasuk juga isu-isu yang ada di DPR RI namun tentu karena kita juga sudah memasuki dalam tahun politik pembicaraan juga ada pembicaraan terkait Pilpres juga termasuk Pemilu 2024," kata Teuku Riefky usai pertemuan tersebut di Jakarta, Kamis, 20 Juli 2023.
Pada kesempatan tersebut juga, Teuku Riefky juga menyampaikan bahwa pihaknya turut menjaga etika politik antara kedua partai yang masing-masing berada pada koalisi yang berbeda. Namun pertemuan tersebut dilakukan agar dapat menjalani proses pemilu yang demokratis dan damai.
"Tentu banyak hal yang kita bicarakan terkait Pilpres ini termasuk juga Keinginan kita agar Pemilu ini juga Pilpres ini berjalan dengan baik dengan damai dengan demokratis. Kemudian kami juga membicarakan terkait Pemilu secara umum tentu pemilu yang kita harapkan sudah kami ingin saling menjaga agar Pemilu ini berjalan dengan demokratis kemudian juga bebas dari intimidasi dan bebas dari kecurangan," ucapnya.
"Kenapa ini penting untuk ketua partai juga untuk terus berkomunikasi bahwa mengurus bangsa ini tentu tidak bisa dilakukan oleh salah satu atau salah dua Aspek politik saja tetapi butuh seluruh partai politik di Indonesia ini untuk menjaga proses demokrasi yang berada yang akan kita hadapi dalam waktu tidak lama lagi," sambungnya.
Lebih lanjut, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan bahwa kedatangannya hari ini merupakan bentuk tindak lanjut dalam menyambung tali silaturahmi yang telah dijalin oleh Ketua Umum Prabowo Subianto.
"Ini adalah upaya kami untuk menyambung Persaudaraan yang sudah dibangun, dengan kehadiran Ketua Umum Partai Demokrat ketika ketemu dengan ketua umum kami Pak Prabowo Subianto di Kertanegara, ini juga bagian dari upaya untuk terus menyambung persaudaraan yang dibangun oleh ketua umum kami Pak Prabowo ketika bertemu dengan Ketua Majelis tinggi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono di Pacitan, dan karena itu kami hari ini bersilaturahmi untuk menyambung persaudaraan itu," ucap Muzani.
Muzani menyampaikan juga bahwa kedatangan timnya tidak untuk menggoda Demokrat bergabung Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
"Kami berkomunikasi tidak bermaksud menggoda keputusan politik Demokrat," jelasnya.
Baca juga: Pekan Ini, Polri Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Ahli PPATK Kasus Panji Gumilang










