TVRINews, Jakarta
Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), Totok Hariyono mengajak para konten kreator agar dapat menjaga demokrasi dalam menggunakan media sosial. Karena menurutnya Media Sosial menjadi wahana penyebaran informasi yang cepat dan masif.
“Mari jaga Demokrasi melalui konten-konten kreatif dari para konten kreator,” kata Totok dalam acara Youtube dengan tema Create Responsibly di Jakarta, dikutip dari laman resmi bawaslu.go.id, pada Rabu, 7 Juni 2023.
Pada kesempatan tersebut, Totok mengatakan bahwa demokrasi adalah alat untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan keadilan.
Baca Juga: Tak Becus Urus Jemaah Haji, Kemenag Tegur Otoritas Manajemen Saudia Airlines
“Demokrasi ini alat, Pemilu ini alat, alat bukan sebagai pemecah belah melainkan untuk memberi rasa aman, nyaman dan keadilan kepada rakyat Indonesia,” ucapnya.
Totok juga menghimbau kepada para konten kreator untuk menghindari menggunakan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Hal ini sangat penting untuk menjaga keharmonisan dalam Pemilu 2024 mendatang.
“Ayo bareng-bareng, jangan gunakan isu SARA, jangan gunakan hinaan, hasutan dan berita bohong. Mari bersama-sama kita rawat republik ini, demokrasi ini dengan Gotong Royong,” tegasnya.










