TVRINews, Jakarta
Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, memberikan apresiasi tinggi terhadap pemaparan dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027 yang disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pidato tersebut membawa pesan kuat mengenai komitmen dan optimisme masa depan ekonomi nasional.
Pada kesempatan tersebut Saan mengungkapkan bahwa langkah proaktif presiden ini menjadi bukti nyata kesungguhan jajaran eksekutif dalam menata landasan ekonomi setahun ke depan agar jauh lebih berpihak pada kepentingan masyarakat.
"Ya, apa yang disampaikan oleh Presiden ya terkait dengan soal Kerangka Ekonomi Makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal, itu yang pertama tentu menggambarkan semangat heroisme, patriotisme dengan mengacu kepada pasal 33. Dan yang kedua juga menggambarkan tentang optimisme ya, ekonomi kita setahun ke depan," ujar Saan Mustopa kepada awak media di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026
Politisi tersebut menilai kehadiran langsung kepala negara di podium parlemen untuk menyerahkan dokumen ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam mengawal proses penganggaran sejak dini. Berdasarkan indikator-indikator makro yang telah dijabarkan, Saan meyakini performa ekonomi Indonesia pada tahun 2027 akan mencatatkan lompatan yang positif.
"Nah karena itu, maka penyampaian KEM dan pokok-pokok kebijakan fiskal ini dilakukan oleh Presiden ini sebagai sebuah kesungguhan pemerintah dalam hal ini Presiden tentang untuk membangun perekonomian kita tahun depan ya, yang menurut saya jauh lebih baik lagi. Dari kerangka ekonomi makro yang tadi disampaikan itu menggambarkan terkait dengan optimisme tahun yang akan datang. Ekonomi kita di 2027 yang akan datang, saya yakin akan mengalami perbaikan dan peningkatan yang signifikan dari semua indikator tadi yang disampaikan oleh Presiden," lanjutnya.
Merespons pertanyaan jurnalis mengenai situasi pasar keuangan saat ini, khususnya mengenai peluang penguatan nilai tukar mata uang domestik, Wakil Ketua DPR ini memandang fluktuasi harian yang terjadi pada rupiah maupun pergerakan pasar saham sebagai dinamika yang wajar dalam lanskap ekonomi global.
Saan meyakini bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah menyiapkan berbagai instrumen dan langkah mitigasi yang matang untuk menahan pelemahan sekaligus mendorong pemulihan indikator-indikator pasar tersebut.
"Itu kan menggambarkan dari yang disampaikan oleh Presiden dengan indikator-indikator yang tadi disampaikan itu juga menandakan optimisme bahwa Rupiah kita akan menguat. Saya yakin ya bahwa hari ini fluktuasi ya terkait dengan Rupiah maupun saham, itu menurut saya hal yang biasa saja, hal yang wajar," ucap Saan.
Ia menutup keterangannya dengan optimisme bahwa stabilitas pasar keuangan domestik akan segera kembali bergerak ke arah yang positif dalam waktu dekat berkat respon cepat dari pengambil kebijakan.
"Tapi saya yakin pemerintah sudah mengantisipasi, sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah penurunan baik Rupiah terhadap Dolar maupun juga Indeks Saham Gabungan juga itu sudah disiapkan langkah-langkahnya. Yang ke depan insyaallah akan bisa tertahan dan mulai pulih kembali," pungkas Saan Mustopa.










