
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam menerapkan sistem ekonomi yang berkeadilan dan berpihak pada masyarakat kecil
Sikap tersebut disampaikan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar usai pertemuan jajaran pimpinan partai dengan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Muhaimin Iskandar menegaskan, dukungan PKB berangkat dari keyakinan bahwa pemerintahan Prabowo berkomitmen menghadirkan peran negara secara aktif dalam melindungi pelaku usaha kecil dari persaingan ekonomi yang terlalu bebas dan berpotensi merugikan kelompok akar rumput.
“PKB meyakini Presiden Prabowo memimpin perubahan sistem, khususnya perubahan sistem ekonomi yang selama ini terlalu liberal dan minim perlindungan terhadap pelaku usaha kecil,” ujar Muhaimin kepada wartawan.
Menurutnya, pandangan tersebut sejalan dengan ideologi PKB yang berlandaskan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa perekonomian nasional harus diselenggarakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Muhaimin menilai, esensi Pasal 33 UUD 1945 tercermin dalam pemerataan akses permodalan serta pengelolaan sumber daya ekonomi yang tidak terkonsentrasi pada segelintir kelompok. Ia menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo mampu memimpin arah kebijakan tersebut secara konsisten.
“Itu menjadi keyakinan ideologis PKB. Kami percaya Presiden mampu memimpin perubahan tersebut dan kami siap memberikan dukungan penuh atas kerja-kerja yang dilakukan,” katanya.
Dalam pertemuan itu, PKB juga menekankan pentingnya kehadiran regulasi yang melindungi kelompok ekonomi kecil.
Menurut Muhaimin, sistem ekonomi yang berkeadilan hanya dapat diwujudkan melalui kebijakan konkret dalam bentuk undang-undang, peraturan pemerintah, maupun keputusan strategis lainnya.
“Sistem ekonomi berkeadilan harus diwujudkan melalui regulasi yang memastikan hasil pembangunan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh kelompok atas,” pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
