TVRINews, Jakarta
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara resmi membuka Kick Off rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat. Dalam momentum spesial perayaan perak ini, Partai Demokrat meluncurkan logo resmi yang melibatkan partisipasi aktif desainer muda serta melalui proses pemungutan suara atau polling yang dibuka secara umum bagi masyarakat luas.
Dalam sambutannya di Jakarta pada Rabu, 8 Juli 2026, AHY menceritakan proses kreatif di balik pembuatan logo tersebut. Ia mengungkapkan keinginan kuatnya untuk merangkul potensi generasi muda Indonesia dengan melibatkan Kementerian Ekonomi Kreatif dalam menghimpun talenta-talenta desainer terbaik melalui sebuah sayembara selektif.
"Saya biasa memang membuat desain sendiri, Tapi setelah itu saya berpikir, ini momen yang spesial, 25 tahun, kenapa tidak sekaligus saya ingin mendapatkan advice dari generasi muda, dari desainer muda Indonesia. Dan kita punya Menteri Ekonomi Kreatif, kenapa tidak yang selama ini juga membantu untuk menghimpun desain-desain terbaik untuk perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia maupun yang lain-lain. Kenapa tidak, saya akhirnya diskusi, kita juga menyayembarakan," ujar AHY.
Mengingat keterbatasan waktu yang ada, sayembara pembuatan logo ini dilakukan secara tertutup dengan mengurasi karya dari lima desainer muda pilihan. Hasil karya dari kelima desainer tersebut kemudian dikurasi terlebih dahulu oleh tim internal partai sebelum akhirnya diserahkan langsung kepadanya.
"Tapi waktunya singkat, bagaimana ya? Waktunya singkat. Ya, sudah, kalau begitu kita sayembarakan walaupun tidak terbuka, betul, artinya selektif. Ada beberapa yang bisa kita kurasi. Nah, akhirnya ada 5 desainer, anak-anak muda semua. Mereka diminta untuk membuat desain logo. Dan kemudian setelah itu hasilnya dikurasi oleh Mbak Anna. Tepuk tangan buat Mbak Anna. Setelah itu maju ke meja saya. Wah, bagus semua nih. Pusing kan? Bagus-bagus semua. Akhirnya, begini saja deh. Saya tentukan setelah dilihat bersama dengan yang lain," jelasnya.
AHY menambahkan bahwa penilaian terhadap sebuah karya seni desain bersifat sangat relatif dan bergantung pada selera masing-masing pihak. Oleh karena itu, ia melibatkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk memilih karya yang dirasa paling mewakili semangat perjuangan partai. Pilihan akhirnya jatuh pada karya buatan desainer muda Mas Bogi Wijayanto.
"Saya tidak sendirian bersama yang lainnya. Oke, kalau begitu ada satu desainer yang menurut teman-teman di Dewan Pimpinan Pusat. Ini yang paling cocok. Karena kalau baik tidak baik itu sangat relatif. Itu semua tergantung taste. Tidak ada benar atau salah, yang namanya desain. Cuma kita tentunya ingin memastikan ini yang paling cocok dengan semangat kita semuanya. Akhirnya, dari lima itu kita memilih karya dari Mas Bogi Wijayanto," kata AHY.
Guna memantapkan pilihan di antara opsi desain terbaik, AHY mengambil langkah inklusif dengan membuka sistem voting atau polling kepada publik, bukan hanya terbatas pada lingkungan internal kader partai semata. Langkah ini mencerminkan komitmen partai yang senantiasa bergerak bersama masyarakat. Hanya dalam kurun waktu tiga hari, polling digital tersebut berhasil menjaring partisipasi hingga belasan ribu responden.
"Jadi tadi sudah dijelaskan filosofinya. Sebetulnya lebih terelaborasi dan saya melihat bagus sekali penjelasannya, maknanya dan kita bisa kemudian melihat karyanya. Oleh karena itu ketika saya bingung memilih di antara tiga ini, saya bukan lagi call a friend, tapi saya membuka ini untuk di-voting, untuk dilakukan polling. Dan awalnya saya berpikir untuk kalangan kader demokrat. Bukan hanya di pusat tapi juga daerah. Tapi kemudian kenapa tidak, kan demokrat dari rakyat, bersama rakyat untuk rakyat. Kenapa tidak dibuka untuk umum, untuk publik. Tiga hari dibuka, tidak lama memang, tapi alhamdulillah dari link yang kita kirim, kita sebar, itu ada lebih dari 12 ribu yang mengikuti voting," ungkapnya.
Melalui visualisasi logo baru yang dinamis, AHY berharap seluruh kader dapat menjadikan momentum usia 25 tahun ini sebagai pemacu semangat untuk bergerak dan berkontribusi lebih cepat, lebih jauh, serta lebih masif demi kemajuan bangsa dan negara di masa depan.
"25 tahun kita telah berjalan. 25 tahun kita pernah berlari. Dan mudah-mudahan 25 tahun ke depan, kita semakin cepat dalam perjalanan itu, dan semakin banyak yang bisa kita lakukan dan kontribusikan untuk rakyat kita, masyarakat, bangsa, dan negara," jelas Ketum Demokrat tersebut.
Menutup arahannya, AHY secara resmi membuka jalannya rangkaian perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat dengan memohon doa restu dari segenap lapisan masyarakat Indonesia di seluruh penjuru tanah air, seraya memperkenalkan garis besar tagline perjuangan partai ke depan.
"Dengan demikian, saya mengucapkan terima kasih kepada semua. Mohon doa restunya dari seluruh masyarakat Indonesia di manapun berada, kami keluarga besar Partai Demokrat izin dengan rendah hati ingin melakukan kick-off perayaan hari ulang tahun ke-25 Partai Demokrat. Dengan tagline, Demokrat Bersama Rakyat, Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, Menjaga Demokrasi," pungkas AHY.










