
Tangkapan Layar Youtube TVR Parlemen
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menegaskan komitmennya untuk memperkuat diplomasi parlemen di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Hal ini disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani saat membuka Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam pidatonya, Puan menyatakan bahwa situasi global saat ini menuntut parlemen untuk mengambil peran lebih aktif dalam mendorong perdamaian dan stabilitas dunia melalui jalur diplomasi.
Menurutnya, DPR RI akan terus memperkuat kerja sama antarparlemen dengan berbagai negara sahabat, termasuk melalui penerimaan delegasi parlemen dari negara lain serta berbagai forum internasional.
"Pada situasi ketidakpastian global saat ini, DPR RI akan terus memperkuat diplomasi parlemen melalui kerja sama antarparlemen," ujar Puan dalam pidatonya, dikutip dari tayangan YouTube TVR Parlemen, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menambahkan, meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, menjadi pengingat pentingnya penyelesaian konflik melalui dialog dan diplomasi, serta penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip kemanusiaan.
Dalam konteks tersebut, DPR juga menilai penyelenggaraan Kaukus 2026 ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) di Indonesia dapat menjadi momentum untuk memperkuat diplomasi parlemen Indonesia di kawasan.
"Ini dapat menjadi momentum dalam memperkuat peran diplomasi Parlemen Indonesia untuk mendorong solidaritas kawasan dan menjaga stabilitas regional,"
"DPR RI akan terus mengambil peran dalam ikut memperkuat kebijakan politik luar negeri Indonesia untuk mendorong perdamaian dunia, tata dunia yang lebih adil bagi semua sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif," lanjutnya.
Editor: Redaktur TVRINews
