
Pramono Tolak Konsep Tanggul Laut Raksasa, Pilih Tanggul Mangrove untuk Jakarta
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Calon Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa jika terpilih menjadi gubernur, ia tidak akan mengadopsi konsep tanggul laut raksasa atau giant sea wall.
Sebagai alternatif, Pramono lebih memilih konsep tanggul mangrove raksasa atau giant mangrove sea wall untuk mengatasi masalah pesisir Jakarta.
Pramono mengungkapkan hal tersebut dalam acara "Dialog Jakarta: Ragam Perspektif Membangun Kota" yang diadakan di Universitas Indonesia, Depok.
Menurutnya, konsep giant mangrove sea wall lebih cocok dengan kondisi pesisir Jakarta dan dapat memberikan perlindungan lebih baik terhadap ancaman banjir rob, terutama di wilayah Jakarta Utara.
"Cara ini lebih ramah terhadap ekosistem laut dan juga lebih terjangkau dari segi biaya," ujar Pramono.
Ia menambahkan bahwa pembangunan tanggul mangrove raksasa ini diharapkan dapat memitigasi dampak buruk perubahan iklim yang semakin memperburuk kerusakan pesisir Jakarta.
Sebelumnya, Pramono juga pernah mengungkapkan ide tersebut saat melakukan kunjungan ke kawasan pesisir di Marunda, Jakarta Utara, pada Selasa, 15 Oktober 2024.
Menurutnya, langkah ini bisa menjadi solusi jangka panjang yang lebih berkelanjutan dibandingkan dengan konsep giant sea wall yang sebelumnya diusulkan oleh sejumlah pihak.
Pramono menekankan pentingnya pengelolaan pesisir Jakarta secara bijaksana dan berkelanjutan demi masa depan kota dan warganya.
Editor: Rina Hapsari
